· 

PT KONTAK PERKASA | Kata Dokter Atas Viralnya Memutihkan Gigi Gunakan Cat Kuku

PT KONTAK PERKASA SURABAYA - Seorang pria diduga pelajar asal Filipina belakangan populer karena video dan fotonya menggunakan kuteks untuk memutihkan gigi mengundang banyak reaksi di Facebook. Menggunakan lipstik pink, dirinya berulang kali memoles kuteks putih pada gigi.

Hasilnya Gigi putih yang tampak cemerlang sempurna tampil ketika sang pria tersenyum.

"Cara memutihkan gigi yang paling baru...," tulis sang pengunggah video Chenny Grace.

Hingga artikel ini dibuat foto dan video sang pria telah dibagikan lebih dari 33 ribu kali dan mengundang 11 ribu komentar. Banyak warganet menganggap apa yang dilakukannya sebagai sesuatu yang lucu.

Apa komenter dokter gigi terkait hal ini? drg Rina Permatasari, SpKG, dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) mengatakan bahwa jelas ini adalah sesuatu yang berbahaya. Kuteks ditujukan untuk pemakaian luar sehingga keamanan bahan-bahannya tidak terjamin bila tertelan.

"Kuteks atau bahan apapun untuk pemakaian luar berbahaya kalau sampai tertelan. Gigi kalau dikuteks pasti copot karena dipakai makan," kata drg Rina kepada detikHealth pada Senin (19/3/2018).

"Belum lagi kalau iritasi ke gusi dam membuat sisa makanan jadi menempel di gigi," lanjutnya.

Bila seseorang ingin memutihkan gigi maka sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu. Nantinya bisa dipililh beberapa cara mulai dari bleaching hingga veneer sesuai yang disarankan. PT KONTAK PERKASA






Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA

2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA

3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA

4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA

5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA

6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA

7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA




Sumber : health.detik